Pelajaran selengkapnya
Kamu memilih komposisi portofolio, misalnya 60% saham dan 40% obligasi, sesuai risiko yang sanggup kamu tanggung. Lalu pasar diam-diam mengubahnya.
Mulai dengan Rp10.000.000: Rp6.000.000 di saham dan Rp4.000.000 di obligasi. Saham naik 30%, obligasi 2%. Sekarang isinya Rp7.800.000 dan Rp4.080.000: sekitar 66% saham.
Rebalancing artinya menjual sedikit aset yang tumbuh dan membeli yang tertinggal, sampai balik ke target. Di contoh ini: pindahkan sekitar Rp670.000 dari saham ke obligasi, dan kamu kembali ke 60/40.
Dua aturan yang umum: rebalancing di tanggal tetap, misalnya setahun sekali, atau saat satu bagian bergeser lebih dari 5 poin persen. Tabungan baru juga bisa dipakai: masukkan ke bagian yang tertinggal.
Kalau dilewati, risikonya diam-diam naik. Setelah pasar bullish yang panjang, komposisi 60/40 yang dibiarkan bisa bergeser mendekati 80/20: risikonya jauh lebih besar daripada yang kamu pilih.
- Kesalahan umum
Mitos: “Pegang yang menang, buang yang kalah.” Rebalancing justru sengaja berbuat sebaliknya: memangkas yang menang dan menambah yang tertinggal, jadi kamu jual mahal dan beli murah sesuai aturan. Menjual bisa kena pajak, jadi cek aturan yang berlaku.
- Poin penting
Tentukan komposisi target, cek sesuai jadwal, lalu geser balik pelan-pelan. Rebalancing menjaga risikomu tetap di level yang kamu pilih.
Cek cepat
- Rebalancing artinya... Kembali ke komposisi targetKamu memindahkan uang dari bagian yang tumbuh ke bagian yang tertinggal sampai komposisinya sesuai rencana lagi.
- Setelah saham melonjak, portofolio 60/40 biasanya berisi... Lebih dari 60% sahamSaham tumbuh lebih cepat daripada obligasi, jadi porsinya dari total sekarang lebih besar.
- Kebiasaan yang umum: rebalancing... Sekitar setahun sekaliSetahun sekali, atau saat komposisi bergeser lebih dari sekitar 5 poin, bikin biaya tetap rendah dan risiko sesuai target.
- Komposisi 50/50-mu sekarang jadi 58% saham dan 42% obligasi. Untuk rebalancing, kamu... Jual sebagian saham, beli obligasiSaham di atas target dan obligasi di bawahnya, jadi kurangi saham dan tambah obligasi sampai dua-duanya balik ke 50%.
Istilah dalam pelajaran ini
Dasar-Dasar Investasi
- Investasi atau trading?
- Bunga majemuk: bunga berbunga
- Bertahan lama di pasar
- Indeks dan ETF
- Reksa dana
- Biaya kecil yang menumpuk
- Jangan taruh semua telur di satu keranjang
- Menyusun portofolio sederhana
- Rebalancing portofolio
- Pasar bullish dan bearish
- Investasi dividen