Mengalahkan inflasi
Keuangan Pribadi

Mengalahkan inflasi

7 kartu dan 4 pertanyaan singkat. Sekitar 2 menit.

Pelajaran selengkapnya

  1. Kalau harga naik 5% tahun ini, uang Rp100.000 tahun depan cuma cukup buat belanjaan yang sekarang harganya sekitar Rp95.000. Uang tunai yang disimpan di bawah kasur diam-diam menyusut. Itulah kerja inflasi.

  2. Imbal hasil riil itu imbal hasilmu dikurangi inflasi. Dari angka ini kamu tahu apakah daya belimu benar-benar bertambah.

  3. Deposito 4% dengan inflasi 3%: imbal hasil riil sekitar +1%. Bunga 4% yang sama dengan inflasi 7%: sekitar −3%. Kamu dapat bunga, tapi tetap makin miskin.

  4. Contoh nyata: inflasi di Turki tembus 85% pada akhir 2022, padahal bunga deposito di sana jauh lebih kecil. Orang yang menyimpan uang tunai lira kehilangan sebagian besar daya belinya cuma dalam setahun.

  5. Dalam jangka panjang, aset pertumbuhan seperti indeks saham, dan kadang emas, biasanya bisa mengalahkan inflasi. Tapi di tengah jalan ada penurunan besar. Makanya aset ini cocok buat uang jangka panjang.

  6. Kesalahan umum

    Salah kaprah: mengira uang tunai itu “bebas risiko”. Uang tunai aman dari crash, tapi nggak aman dari inflasi. Uang jangka pendek simpan di tempat aman, uang jangka panjang kasih kesempatan buat tumbuh.

  7. Poin penting

    Lihat imbal hasil riil, bukan angka bunga di iklan. Tabungan aman untuk jangka pendek, aset pertumbuhan untuk tujuan jangka panjang.

Cek cepat

  1. Imbal hasil riil artinya... Imbal hasil dikurangi inflasiAngka ini mengukur perubahan barang yang benar-benar bisa dibeli dengan uangmu.
  2. Bunga 4% dengan inflasi 3% memberi imbal hasil riil sekitar... 1%4% − 3% = sekitar 1%.
  3. Untuk tujuan jangka panjang, orang sering memakai... Aset pertumbuhan plus tabungan amanWaktu yang panjang memberi aset pertumbuhan kesempatan untuk pulih setelah turun.
  4. Tabunganmu dapat bunga 5%, inflasinya 8%. Daya belimu... Turun sekitar 3%5% − 8% = −3%: harga naik lebih cepat daripada uangmu.

Istilah dalam pelajaran ini

Keuangan Pribadi

  1. Anggaran: peta untuk gajimu
  2. Rutinitas saat gajian
  3. Dana daruratmu
  4. Tabungan dan deposito
  5. Utang baik, utang buruk
  6. Asuransi: jaring pengamanmu
  7. Mengalahkan inflasi
  8. Menabung untuk tujuan nyata
  9. Pensiun: mulai sejak dini
  10. Dasar keuangan syariah
  11. Kenali investasi bodong