Pelajaran selengkapnya
Utang itu nggak jahat. Utang itu alat. Tapi uang pinjaman ada harganya: bunga.
Bunga kartu kredit sering 20% sampai 30% setahun, bahkan lebih, untuk tagihan yang nggak kamu lunasi. Dengan bunga 2% sebulan, utang Rp1.000.000 jadi sekitar Rp1.268.000 dalam setahun kalau kamu nggak bayar sama sekali.
Cicilan paylater terasa kecil (“cuma 4 kali bayar”), tapi denda telatnya numpuk, dan gampang kebablasan pakai beberapa paylater sekaligus.
Telat bayar tercatat di riwayat kredit-mu (di Indonesia lewat SLIK OJK). Ini bisa bikin pinjaman di masa depan, seperti KPR, jadi lebih mahal atau malah ditolak.
Utang untuk sesuatu yang awet dan nilainya bisa naik, seperti rumah yang terjangkau atau pendidikan yang berguna, bisa masuk akal. Utang untuk keinginan yang cepat pudar jarang masuk akal.
- Kesalahan umum
Salah kaprah: cuma bayar minimum. Sebagian besar habis untuk bunga, jadi utangnya hampir nggak berkurang. Lunasi dulu utang yang bunganya paling tinggi.
- Poin penting
Berutanglah untuk hal yang awet, jangan untuk hal yang cepat pudar, dan jangan pernah untuk trading.
Cek cepat
- Kartu kredit dengan bunga 2% sebulan biayanya... Lebih dari 24% setahun12 × 2% = 24%, dan bunga yang berbunga lagi bikin totalnya sekitar 27%.
- Telat bayar biasanya... Merusak riwayat kreditmuPemberi pinjaman bisa melihatnya, lalu memasang bunga lebih tinggi atau menolakmu lain kali.
- Utang mana yang biasanya lebih masuk akal? KPR yang sanggup kamu cicilRumah awet dan bisa menjaga nilainya; gadget turun nilainya, dan trading bisa menghabiskan semuanya.
- Kamu punya utang kartu kredit berbunga 25% dan pinjaman berbunga 8%. Mana yang dilunasi duluan? Kartu kredit 25%Setiap rupiah yang melunasi utang berbunga 25% menghemat bunga paling banyak.