Pelajaran selengkapnya
Semua grafik harga tersusun dari satu bentuk: candle. Tiap candle merangkum satu periode, misalnya sehari atau seminggu, sebagai tarik tambang antara pembeli dan penjual.
Candle hijau artinya pembeli menang di periode itu: harga ditutup lebih tinggi daripada harga bukanya.
Candle merah artinya penjual yang menang: harga ditutup lebih rendah daripada harga bukanya.
Garis tipisnya disebut wick: harga tertinggi dan terendah yang sempat tercapai. Tambah harga buka dan harga tutup, jadilah empat harga dalam satu candle, namanya OHLC.
Kalau banyak candle dijejerkan, kelihatan ke mana arah harga selama ini. Deretan candle yang kebanyakan hijau dan terus naik namanya uptrend.
- Kesalahan umum
Mitos: “candle hijau besar berarti harga bakal terus naik.” Candle cuma menunjukkan apa yang sudah terjadi, bukan apa yang terjadi berikutnya.
- Poin penting
Body = dari harga buka ke harga tutup. Wick = titik ekstremnya. Warna = siapa yang menang di periode itu.
Cek cepat
- Candle harian dibuka di 100 dan ditutup di 104. Warnanya apa? Hijau, karena tutupnya di atas harga bukaHarga tutup di atas harga buka artinya pembeli menang, dan kebanyakan grafik menggambarnya dengan warna hijau.
- Wick atas yang panjang artinya harga... Sempat naik tapi gagal bertahanWick menandai harga yang sempat tercapai, tapi nggak bertahan sampai penutupan.
- Candle mingguan menunjukkan... Perdagangan selama satu mingguTiap candle mencakup tepat satu satuan timeframe grafik, di sini satu minggu.
- Satu candle menunjukkan berapa harga? Empat: buka, tertinggi, terendah, tutupBody menunjukkan harga buka dan tutup, wick menunjukkan tertinggi dan terendah. Itulah OHLC.
Istilah dalam pelajaran ini
Membaca Grafik
- Candle itu sebenarnya apa?
- Grafik garis, batang, dan candle
- Tren: cara harga berjalan
- Lantai dan langit-langit
- Breakout dan fakeout
- Timeframe: zoom in, zoom out
- Tiga pola candle yang perlu kamu kenal
- Moving average
- Momentum dan RSI
- Volume: berapa banyak yang ikut memilih