Cara membaca grafik candlestick
Grafik yang dipakai kebanyakan trader, dijelaskan dari nol. Kamu akan tahu arti tiap candle, cara membaca satu grafik utuh langkah demi langkah, dan kesalahan yang perlu dihindari. Tidak perlu pengalaman.
Isi satu candle
Satu candlestick merangkum empat harga dari satu periode ke dalam satu bentuk. Periodenya bisa satu menit, satu hari, satu minggu, atau satu bulan. Empat harganya selalu sama:
- Open: harga saat periode dimulai.
- Close: harga saat periode berakhir.
- High: harga tertinggi yang sempat dicapai.
- Low: harga terendah yang sempat dicapai.
Bagian yang tebal disebut body. Body membentang dari open sampai close. Garis tipis di atas dan bawahnya disebut wick, ada juga yang menyebutnya shadow. Wick menjulur ke atas sampai high dan ke bawah sampai low.
Grafik garis cuma menyambungkan harga close. Grafik candlestick menampilkan keempat harga, jadi kamu bisa lihat seberapa jauh harga bergerak dalam periode itu dan pihak mana yang akhirnya pegang kendali. Selama periodenya belum selesai, candle terakhir masih terus berubah: "close"-nya sebenarnya cuma harga terbaru.
Arti candle hijau dan merah
Warna candle memberi tahu siapa yang menang di periode itu. Candle hijau ditutup lebih tinggi dari harga open-nya, berarti pembeli menang. Candle merah ditutup lebih rendah dari harga open-nya, berarti penjual menang. Ada grafik yang memakai putih dan hitam. Artinya tetap sama.
Perhatikan juga ukuran body-nya. Body yang panjang artinya satu pihak menang telak. Body yang kecil sekali artinya harga berakhir kurang lebih di tempat awalnya.
Apa yang ditunjukkan wick
Wick menunjukkan harga yang sempat didatangi tapi tidak bertahan. Wick atas yang panjang artinya pembeli sempat mendorong harga naik, lalu penjual menekannya turun lagi sebelum close. Wick bawah yang panjang kebalikannya: penjual sempat menekan harga turun, lalu pembeli masuk.
Misalnya candle harian emas dibuka di US$4.300, sempat turun ke US$4.220 di tengah hari, lalu ditutup di US$4.310. Body-nya kecil dan hijau. Wick bawah yang panjang itu menandakan pembeli menolak harga yang lebih rendah.
Anggap wick sebagai harga yang ditolak. Pasar sempat mampir ke level itu dan tidak betah di sana, setidaknya untuk sekarang.
Cara membaca grafik candlestick, langkah demi langkah
- Pastikan dulu apa yang kamu lihat. Baca nama pasarnya dan timeframe-nya. Satu candle itu satu jam, satu hari, atau satu minggu?
- Cari trennya. Perkecil tampilan grafik. Titik tertinggi dan terendahnya makin naik, makin turun, atau bergerak sideways?
- Lihat candle-candle terakhir. Body-nya makin besar atau makin kecil? Body besar menandakan pasar yakin. Body kecil menandakan pasar ragu.
- Baca wick di harga-harga penting. Wick panjang di dekat titik tertinggi atau terendah lama menunjukkan tempat pembeli atau penjual melawan balik.
- Tentukan kapan kamu terbukti salah. Sebelum mengambil keputusan dari grafik apa pun, tetapkan dulu di harga berapa kamu keluar.
Timeframe mana yang dipakai
Pasar yang sama bisa kelihatan sangat beda, tergantung berapa lama waktu yang diwakili satu candle. Di grafik 1 jam, satu sore yang jelek bisa terlihat seperti bencana. Di grafik mingguan, sore itu tenggelam di dalam satu candle saja.
Pemula biasanya lebih cepat paham kalau belajar di grafik harian atau mingguan. Geraknya lebih pelan dan sebagian besar noise sudah tersaring. Kebiasaan yang bagus: mulai dari grafik mingguan, lalu perbesar ke grafik harian.
Dari candle ke tren: tiga grafik asli
Satu candle cuma menggambarkan satu periode. Deretan candle menunjukkan ke mana pasar sedang bergerak. Saat tren naik, setiap titik tertinggi melewati yang sebelumnya dan setiap koreksi berhenti di level yang lebih tinggi dari koreksi sebelumnya. Saat tren turun, titik tertinggi dan terendahnya terus makin rendah. Ini tiga contoh nyata:
Tiga pola yang perlu kamu kenal
Trader memberi nama pada bentuk-bentuk candle yang sering muncul. Sebuah pola menggambarkan apa yang sudah dilakukan pembeli dan penjual. Pola tidak menjamin apa yang terjadi berikutnya, jadi anggap saja petunjuk yang masih butuh konteks. Pola yang muncul di level penting dan searah tren lebih berarti daripada bentuk yang sama di tengah-tengah rentang harga.
Doji
Open dan close hampir sama. Tidak ada pihak yang menang.
Hammer
Body kecil dengan wick bawah panjang setelah harga turun. Pembeli masuk dengan kuat.
Engulfing
Candle besar menutupi seluruh body candle sebelumnya. Pihak lawan mengambil alih.
Kesalahan pemula
- Membaca satu candle saja. Satu candle tidak banyak bercerita kalau tren di sekitarnya tidak dilihat.
- Lupa timeframe. "Crash" di grafik 5 menit bisa jadi cuma goyangan kecil di grafik harian.
- Menganggap pola sebagai janji. Hammer bisa gagal. Tentukan titik keluarmu sebelum masuk.
- Trading tanpa stop loss. Rencana keluar lebih menentukan daripada sinyal masuk.
- Terlalu cepat pakai leverage. Di CFD dan produk ber-leverage lain, pergerakan kecil yang berlawanan dengan posisimu bisa menghabiskan seluruh deposit. Latihan dulu pakai uang latihan.
Tanya jawab
Apa arti candle hijau dan merah?
Candle hijau ditutup lebih tinggi dari harga open-nya, berarti pembeli menang di periode itu. Candle merah ditutup lebih rendah dari harga open-nya, berarti penjual menang. Ada grafik yang memakai putih dan hitam, dan di kebanyakan aplikasi warnanya bisa kamu ganti.
Apa arti wick pada candle?
Wick itu garis tipis di atas dan di bawah body. Wick menandai harga tertinggi dan terendah dalam periode itu. Wick yang panjang berarti harga sempat sampai ke level itu, tapi didorong balik sebelum close.
Timeframe apa yang cocok untuk pemula?
Grafik harian atau mingguan. Geraknya lebih pelan, banyak noise yang tersaring, dan kamu punya waktu untuk berpikir.
Apakah pola candlestick bisa diandalkan?
Pola menunjukkan apa yang sudah dilakukan pembeli dan penjual, tapi tidak ada pola yang selalu berhasil. Trader berpengalaman memadukannya dengan tren, support dan resistance, serta batas risiko yang ketat.
Siapa yang menciptakan grafik candlestick?
Asalnya dari pasar beras di Jepang. Munehisa Homma, pedagang beras abad ke-18, sering disebut sebagai pembuat versi awalnya. Buku Steve Nison tahun 1991 membuatnya populer di kalangan trader Barat.
Apakah perlu uang untuk latihan?
Tidak. Kamu bisa latihan gratis di grafik historis asli di Kelas Grafik, atau di akun demo broker dengan uang latihan.
Sumber: Grafik memakai harga asli: minyak mentah AS, mingguan (US Energy Information Administration); dolar AS terhadap yen Jepang, mingguan (Federal Reserve AS); emas, rata-rata bulanan (Bank Dunia). Konten edukasi, bukan saran keuangan.
Sekarang coba di grafik asli
Sepuluh pertanyaan singkat di grafik asli: harga close, tren, titik tertinggi, dan titik terendah.
Main Kelas Grafik