Pasar negara berkembang
Ekonomi Global

Pasar negara berkembang

7 kartu dan 4 pertanyaan singkat. Sekitar 2 menit.

Pelajaran selengkapnya

  1. India, Indonesia, Brasil, Meksiko, Afrika Selatan, Vietnam: pasar negara berkembang itu ekonomi yang masih mengejar negara kaya, dan sering tumbuh cepat.

  2. Penduduk muda, kota-kota baru, dan pendapatan yang terus naik bisa bikin ekonominya tumbuh lebih cepat daripada negara kaya. Ini menarik investor yang mencari imbal hasil.

  3. Tapi ada harganya: guncangannya lebih keras. Saat investor global panik, atau suku bunga AS naik, uang kabur keluar, mata uangnya jatuh, dan barang impor makin mahal.

  4. Contoh nyata: krisis Asia 1997 sampai 1998. Satu dolar AS yang tadinya sekitar 2,5 ringgit Malaysia jadi lebih dari 4,5 ringgit (lihat grafik). Rupiah kehilangan lebih dari 80% nilainya.

  5. Sejak itu, banyak negara berkembang menumpuk cadangan devisa yang besar dan membiarkan kurs mata uangnya mengambang. Hasilnya, mereka lebih tahan saat badai datang.

  6. Kesalahan umum

    Salah kaprah: “ekonominya tumbuh cepat, berarti investasinya pasti bagus.” Pertumbuhan itu sering sudah tercermin di harga, dan naik-turunnya kurs bisa menghapus untung investor asing.

  7. Poin penting

    Pasar negara berkembang: tumbuh lebih cepat, guncangannya juga lebih besar. Cadangan devisa, kebijakan yang stabil, dan suku bunga AS menentukan seberapa berat guncangannya.

Cek cepat

  1. India dan Brasil sering disebut... Pasar negara berkembangKeduanya ekonomi besar yang tumbuh cepat dan masih mengejar negara kaya.
  2. Pasar negara berkembang cenderung... Tumbuh lebih cepat, tapi lebih bergejolakPotensi tumbuh yang lebih tinggi datang bersama gejolak kurs dan saham yang lebih besar.
  3. Apa yang membantu negara berkembang bertahan dari guncangan? Cadangan devisa kuat, kebijakan stabilDengan cadangan devisa, bank sentral bisa menenangkan kursnya, dan kebijakan yang stabil menjaga kepercayaan investor.
  4. Saat krisis Asia 1997 sampai 1998, rupiah... Anjlok tajam terhadap dolar ASDi titik terparahnya, rupiah jatuh dari sekitar Rp2.400 ke lebih dari Rp16.000 per dolar AS.

Istilah dalam pelajaran ini

Ekonomi Global

  1. Apa yang dihitung PDB
  2. Kenapa kurs naik-turun
  3. Kenapa dunia bergantung pada dolar
  4. Perdagangan dan mata uang
  5. Kenapa China menggerakkan dunia
  6. Arus uang masuk dan keluar
  7. Resesi
  8. Pasokan, permintaan, dan siklus
  9. Pasar negara berkembang
Langsung praktikkan: Refleks Berita