Perang dan harga minyak
Geopolitik

Perang dan harga minyak

7 kartu dan 4 pertanyaan singkat. Sekitar 2 menit.

Pelajaran selengkapnya

  1. Perang di negeri yang jauh bisa ikut mengubah ongkos angkot atau ojol yang kamu bayar. Sekitar sepertiga minyak dunia berasal dari Timur Tengah, dan sekitar seperlima minyak yang dipakai dunia lewat satu selat sempit: Hormuz.

  2. Begitu konflik mengancam pasokan, harga minyak melonjak bahkan sebelum ada satu barel pun yang hilang: trader langsung memperhitungkan risikonya. Emas dan dolar AS juga sering ikut naik, karena investor mencari tempat aman.

  3. Agustus 1990, Irak menyerbu Kuwait. Harga minyak naik lebih dari dua kali lipat dalam sekitar tiga bulan, dari di bawah US$20 per barel pada Juli jadi sekitar US$40 pada Oktober.

  4. Minyak WTI di 2022. Waktu Rusia menyerbu Ukraina pada 24 Februari, harganya sekitar US$92 per barel. Tanggal 8 Maret ditutup dekat US$124, dan Brent sempat menyentuh sekitar US$139.

  5. Minyak lebih mahal → BBM dan ongkos angkut lebih mahal → makanan dan barang lebih mahal. Importir besar seperti India, Jepang, dan Eropa harus bayar lebih; eksportir seperti Arab Saudi dan Norwegia dapat pemasukan lebih besar.

  6. Kesalahan umum

    Mitos: begitu perang pecah, harga minyak bakal tetap tinggi. Faktanya: lonjakan sering mereda kalau minyak tetap mengalir. Agustus 2022, WTI sudah kembali ke dekat US$90, nggak jauh dari harga sebelum invasi.

  7. Poin penting

    Perang menggerakkan minyak lewat rasa takut pasokan hilang. Lonjakannya bisa tajam dan singkat, tapi tetap terasa di harga BBM dan makanan semua orang.

Cek cepat

  1. Kenapa harga minyak melonjak saat konflik pecah? Trader takut pasokan terputusHarga bereaksi pada risiko pasokan hilang, sering sebelum ada minyak yang benar-benar hilang.
  2. Harga minyak yang naik biasanya bikin ongkos angkut dan makanan... Lebih mahalBBM dipakai untuk mengangkut dan membuat hampir semua barang, jadi ikut masuk ke banyak harga.
  3. Saat krisis, investor sering membeli... EmasEmas itu safe haven klasik yang dicari investor saat mereka takut.
  4. Minyak melonjak gara-gara perang. Apa yang biasanya terjadi pada importir minyak besar seperti India? Tagihan impor BBM-nya naikIndia membeli sebagian besar minyaknya dari luar negeri, jadi harga lebih tinggi berarti bayar lebih mahal untuk jumlah barel yang sama.

Istilah dalam pelajaran ini

Geopolitik

  1. Perang dan harga minyak
  2. Guncangan energi
  3. Sanksi dan pasar
  4. Pemilu dan pasar
  5. Jalur laut yang menggerakkan harga
  6. Tarif dan perang dagang
  7. Pandemi dan pasar
Langsung praktikkan: Lari ke Safe Haven